Article
Kunjungi profil saya
Haryo Ardito
Ketika Hati Ingin Berubah
Written By Haryo Ardito
Wednesday, 01 August 2007

Seekor Tikus yang hidup di sebuah hutan belantara merasa hidupnya sangat tertekan karena takut pada Kucing. Ia lalu menemui seorang Penyihir sakti untuk meminta tolong.
Penyihir memenuhi keinginannya dan mengubah si Tikus menjadi seekor Kucing. Namun setelah menjadi Kucing, kini ia begitu ketakutan pada Anjing. Kembali ia menemui Penyihir sakti yang kemudian mengubahnya menjadi seekor Anjing. Tak lama setelah menjadi Anjing, sekarang ia merasa ketakutan pada Singa.


Sekali lagi si Penyihir sakti memenuhi keinginannya dan mengubahnya menjadi seekor Singa.
Apa yang terjadi? Kini ia sangat ketakutan pada Pemburu. Ia mendatangi lagi si Penyihir sakti meminta agar diubah menjadi pemburu.

Kali ini si Penyihir sakti menolak keinginan itu dan berkata, "Selama kau masih berhati Tikus, tak peduli seperti apapun bentukmu, kamu tetaplah seekor Tikus yang pengecut"

Ya..! Kita adalah apa yang ada di dalam Pikiran, Hati & Jiwa kita.
Bentuk luar, tingkah laku dan lain-lain hanyalah kemasan yang menyembunyikan ‘jati-diri’ seseorang yang sesungguhnya.

www.haryoardito.com

 

This entry was posted on Wednesday, 01 August 2007 You can leave a comment or Trackback from your own site
Comments Area (2 Comments)
joe Say :
24 April 2012 01:54:14

mantab
cerita yang bagus,ijin kopy paste pak.
online Say :
25 January 2010 02:22:10

Sangat instruktif
apa yang saya cari, terima kasih

Leave a Reply
Subject
Name
Email
Website
Comment